Minggu, 15 April 2012

LAPORAN BIOLOGI KELOMPOK 1 ( UJI ZAT MAKANAN )

 
NAMA KELOMPOK 1 :
1, LAILAH FITRIYANI
2. ISNAWATI
3. HERTIANI
4. FAJRIN HIDAYATULLAH
5. ARDIANSYAH
6. HERMAN.S
7. HANDIKA SYAM

 
PENDAHULUAN
Makan merupakan hal yang sangat d butuhkan oleh mahluk hidup. Ada beberapa zat yang terkandung dalam makanan, baik itu protein, karbohidrat, glukosa dan lain-lain
Kelompok kami telah melakukan uji zat makanan seperti uji glukosa, uji protein, dan uji karbohidrat . kami menggunakan roti, nasi, ubi, minyak bahkan air liur dengan berbagai senyawa
Kelompok kami berharap laporan ini dapat bermanfaat dan memberikan nilai yang baik untuk kelompok kami

















Tujuan :
Mengetahui adanya kandungan Glukosa, Karbohidrat, Protein, lemak, dan vitamin pada makanan.

Landasan Teori :
Makanan adalah bahan, biasanya berasal dari hewan atau tumbuhan, dimakan oleh makhluk hidup untuk memberikan tenaga dan nutrisi. Setiap makhluk hidup membutuhkan makanan. Tanpa makanan, makhluk hidup akan sulit dalam mengerjakan aktifitas sehari-harinya. Makanan dapat membantu kita dalam mendapatkan energi, membantu pertumbuhan badan dan otak. Memakan makanan yang bergizi akan membantu pertumbuhan kita, baik otak maupun badan. Setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang berbeda. Protein, karbohidrat, lemak, dan lain-lain adalah salah satu contoh gizi yang akan kita dapatkan dari makanan.
Setiap jenis gizi yang kita dapatkan mempunyai fungsi yang berbeda. Karbohidrat merupakan sumber tenaga yang kita dapatkan sehari-hari. Salah satu contoh makanan yang mengandung karbohidrat adalah nasi. Protein digunakan oleh tubuh untuk membantu pertumbuhan kita, baik otak maupun tubuh kita. Lemak digunakan oleh tubuh kita sebagai cadangan makanan dan sebagai cadangan energi. Lemak akan digunakan saat tubuh kekurangan karbohidrat, dan lemak akan memecah menjadi glukosa yang sangat berguna bagi tubuh kita saat kita membutuhkan energi. Berikut zat-zat yang terkandung dalam makanan yang diperlukan oleh tubuh.

Karbohidrat :
Karbohidrat atau sakarida adalah segolongan besar senyawa organik yang tersusun hanya dari atom karbon, hidrogen, dan oksigen. Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula sederhana. Banyak karbohidrat yang merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta bercabang-cabang.
Karbohidrat merupakan bahan makanan penting dan sumber tenaga yang terdapat dalam tumbuhan dan daging hewan. Selain itu, karbohidrat juga menjadi komponen struktur penting pada makhluk hidup dalam bentuk serat (fiber), seperti selulosa, pektin, serta lignin.
Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh. Tubuh menggunakan karbohidrat seperti layaknya mesin mobil menggunakan bensin. Glukosa, karbohidrat yang paling sederhana mengalir dalam aliran darah sehingga tersedia bagi seluruh sel tubuh. Sel-sel tubuh tersebut menyerap glukosa dan mengubahnya menjadi tenaga untuk menjalankan sel-sel
tubuh. Selain sebagai sumber energi, karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh, berperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh, dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak.

Amilum :
Pati atau amilum (CAS# 9005-25-8) adalah karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air, berwujud bubuk putih, tawar dan tidak berbau. Pati merupakan bahan utama yang dihasilkan oleh tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa (sebagai produk fotosintesis) dalam jangka panjang. Hewan dan manusia juga menjadikan pati sebagai sumber energi yang penting.
Pati tersusun dari dua macam karbohidrat, amilosa dan amilopektin, dalam komposisi yang berbeda-beda. Amilosa memberikan sifat keras (pera) sedangkan amilopektin menyebabkan sifat lengket. Amilosa memberikan warna ungu pekat pada tes iodin sedangkan amilopektin tidak bereaksi. Penjelasan untuk gejala ini belum pernah bisa tuntas dijelaskan.

Gula (GLUKOSA) :
Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia, yang menyediakan 4 kalori (17 kilojoule) energi pangan per gram. Pemecahan karbohidrat (misalnya pati) menghasilkan mono- dan disakarida, terutama glukosa. Melalui glikolisis, glukosa segera terlibat dalam produksi ATP, pembawa energi sel. Di sisi lain, glukosa sangat penting dalam produksi protein dan dalam metabolisme lipid. Karena pada sistem saraf pusat tidak ada metabolisme lipid, jaringan ini sangat tergantung pada glukosa.
Glukosa diserap ke dalam peredaran darah melalui saluran pencernaan. Sebagian glukosa ini kemudian langsung menjadi bahan bakar sel otak, sedangkan yang lainnya menuju hati dan otot, yang menyimpannya sebagai glikogen ("pati hewan") dan sel lemak, yang menyimpannya sebagai lemak. Glikogen merupakan sumber energi cadangan yang akan dikonversi kembali menjadi glukosa pada saat dibutuhkan lebih banyak energi. Meskipun lemak simpanan dapat juga menjadi sumber energi cadangan, lemak tak pernak secara langsung dikonversi menjadi glukosa. Fruktosa dan galaktosa, gula lain yang dihasilkan dari pemecahan karbohidrat, langsung diangkut ke hati, yang mengkonversinya menjadi glukosa.

Protein :
Protein (akar kata protos dari bahasa Yunani yang berarti "yang paling utama") adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus.
Kebanyakan protein merupakan enzim atau subunit enzim. Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis, seperti misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton. Protein terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi, sistem kendali dalam bentuk hormon, sebagai komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi hara. Sebagai salah satu sumber gizi, protein berperan sebagai sumber asam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof).

Lemak :
Lemak sama dengan minyak. Orang menyebut lemak secara khusus bagi minyak nabati atau hewani yang berwujud padat pada suhu ruang. Lemak juga biasanya disebutkan kepada berbagai minyak yang dihasilkan oleh hewan, lepas dari wujudnya yang padat maupun cair.
1 gram lemak menghasilkan 9,3 kalori. lemak terdiri atas unsur-unsur karbon, hidrogen, dan oksigen
  




D. Kajian Pustaka
Beberapa reagen yang banyak digunakan untuk mendeterminasi kandungan nutrisi dalam makanan adalah:
1.    Lugol / iyodium : Digunakan untuk menunjukkan kandungan bahan makanan jenis amilum (tepung)
2.      Benedict            : Digunakan untuk menunjukkan kandungan bahan makanan kelompok gula (monosakarida dan di sakarida)
  1. Biuret                : Digunakan untuk menunjukkan bahan makanan kelompok protein
4.      kertas buram     : digunakan untuk menunjukkan bahan makanan yang mengandung lemak / minyak
  1. Larutan Iodida dapat digunakan sebagai katalisator untuk menunjukkan bahan makanan yang mengandung vitamin C

















METODOLOGI PENELITIAN
A.    Alat :

1.      Tabung reaksi
2.      Penjepit tabung reaksi
3.      Plat tetes
4.      Gelas kimia/beker
5.      Lampu spritus
6.      Benedict
7.      Larutan Biuret
8.      Larutan lugol/iyodium
9.      Kertas Buram/kertas Minyak
10.  Pipet tetes
11.  Mortar
12.  Alkohol

B.     Bahan:

1.      Ubi
2.      Glukosa
3.      Tepung kanji
4.      Roti
5.      Gulahalus
6.      Nasi
7.      Jeruk nipis
8.      Telurmatang
9.      Tempe
10.  Tomat
11.  Vitamin C
12.  Mentega
13.  Santan
14.  Minyak
15.  Air
16.  Kecap





PEMBAHASAN :

1.  UJI  GLUKOSA
Untuk uji glukosa menggunakan larutan Benedict.  Uji glukosa terdiri atas 3 tabung :
1.Tabung pertama di beri 10 tetes  benedict yang berisi air dan gula halus.
2.Tabung kedua di beri 10 tetes benedict yang berisi air dan tepung  kanji.
3.Tabung ketiga  di beri 10 tetes benedict yang berisi air .
Kemudian, ketiga tabung tersebut di panaskan  di dalam gelas beaker  yang berisi air yang telah di panaskan. 5 menitkemudian :
-          Tabung pertama mengalami perubahan menjadi warna: biru, kemudian kuning, kemudian orange, kemudian merah bata, dan kemudian hijau.
-          Tabung kedua berwarna : putih keruh, kemudian Biru, dan kemudian putih.
-          Tabung ketiga berwarna: biru.

-          Gambar Perubahan 1 :








-          Gambar Perubahan 2 :

-          Gambar Perubahan 3 :




-          Gambar perubahan 4 :

-          Gambar Perubahan 5 :



KESIMPULAN :
Pada tabung pertama yang berisi Air dan gula halus mengalami perubahan berwarna hijau, berarti pada tabung pertama mengandung Glukosa ( Gula ).

1.  UJI  AMILUM / KARBOHIDRAT
Untuk uj iAmilum menggunakan larutan Yodida. kemudian, bahan – bahan yang terdiriatas :
Dalam tabung reaksi A : di masukkan 10 ml larutan kanji
Dalam tabung reaksi B : di masukkan 10 ml air jeruk

Kesimpulan ;
Berdasarkan hasil uji za tmakanan dapatdisimpulkan bahwa;
1.      Roti, ubi, nasi mengandung karbohidrat
2.      Putih telur, kuning telur mengandung protein
3.      Air jeruk mengandung vitamin c
4.      Minyak goreng dan mentega mengandung lemak
5.      Larutan gula mengandung glukosa
6.      Air ludah mengandung enzim amylase                  

Dalamtabungreaksi D : di masukkan 10ml roti yang sudah dihaluskan dan di campur dengan air
Kemudian, keempat tabung tersebut di panaskan sampa imendidih kemudian di dinginkan. Kemudian keempat tabung tersebutdi beri 3 tetes larutan yodida.

Tabel hasil pengamatan :
Tabung
Perubahan yang terjadi
A
Ungu kehitaman
B
Kuning kembali kewarna awal jeruk
C
Ungu kehitaman
D
Hitam






-          GambarPengamatan :
-  Kesimpulan :
   Yang  paling berwarna ungu kehitaman adalahNasi. Berarti Nasi mengandung Karbohidrat


3.KERJA ENZIM  AMILASE DI LUDAH
Untuk mengetahui kerja enzim Amilase di ludah menggunakan larutan Benedict dan Yudida. Untuk mengujinya mengumpulkan air ludah pada 2 buahtabung reaksi masing-masing sebanyak 15 mm kemudian beri label A dan B. Kemudian, panaskan air liur di tabung B sampai mendidih selama 30 detik kemudian, didinginkan di air. Selanjutnya, masukkan 2 ml larutan kanji kemudian tiap-tiap tabung di kocok lalu didiamkan selama 5 menit. kemudian, membagi isi tabung A dan tabung B masing-masing ke dalam 2 tabung reaksi kemudian beri label A1, A2, B1, dan B2. selanjutnya,  pada tabung A1 dan B1 di masukkan larutan yodida serta, pada tabung A2 dan B2 di masukkan larutan Benedict.

Tabel larutan kerja Enzim Amilase di ludah :
Larutan
Air Liurtanpa di didihkan
Air Liur yang di didihkan
Yodida
Berwarna Ungu
Berwarna ungu
Benedict
Tidak mengalami perubahan
Tidak mengalami perubahan


GambarPercobaan :
Kesimpulan :
A1 menggunakan Yodida sehingga berwarna ungu berart imengandung karbohidrat. Sedangkan A2 menggunakan benedict sehingga tidak terjadi perubahan berarti tidak mengandung karbohidrat. Sedangkan B1 menggunakan Yodida sehingga berwarna ungu berarti mengandung karbohidrat, sedangkan B2 menggunakan benedict sehingga tidak terjadi perubahan berarti tidak mengandung karbohidrat.

2.     Uji Lemak
Kesimpulan :
Mentega, Kecap, Santan Kelapa, Minyak goreng,  air, dan larutan glukosa di oleskan di kertas minyak kemudian, dilihat di bawah sinar matahari, yang mana transparan. Ternyata, setelah di terawang  yang transparan adalah mentega, kecap, santan kelapa, dan minyak goreng. Tapi, yang lebih transparan adalah minyak goreng, berarti minyak goreng mengandung lemak.

3.     UJI PROTEIN
Putih telur, kuning telur, dan tempe yang dihaluskan dimasukkan ke dalam plat tetes kemudian, ditetesi larutan biuret. Setelah tempe, putih telur, dan kuning telur di beri larutan biuret ketiganya mengalami perubahan berwarna ungu.



GambarPercobaan :
-  Kesimpulan :
Diantara tempe, putih telur, dan kuning telur setalah di tetesi larutan Biuret  ternyata, putih telur yang paling berwarna ungu, berarti Putih telur paling banyak proteinnya.

4.  Uji Vitamin
-          Vitamin C  yang 500 ml sebagaipembanding dengan tetesan 15 pada 1 ml yodida.
-          Air jeruk dengan tetesan dengan 109 tetesan pada 1 ml yodida
-          Tomat dengan tetesan dengan 109 tetesan pada 1 ml yodida

GambarPercobaan :
Kesimpulan :
Untuk menyamai warna Vitamin C Yang sebagai pembanding dari semua uji vitamin yaitu menggunakan tomatdengan tetesan sebanyak 300 tetesan.

5.  UJI AMULSI
5 ml Air, 5 ml minyak goreng, dan 2 ml Alkohol.
Gambarpercobaan :
Kesimpulan :
Saat air dan minyak tercampur, minyak berada di atas dan air berada di bawah.Tapi, setelah tercampur dengan Etanol antara minyak dan air menyatu berarti itu terjadi pemecahan lemak.






KESIMPULAN
Pada percobaan yang telah dilakukan diketahui bahwa uji glukosa, karbohidrat, protein, dan lemak. Mempunyai indicator yang berbeda-beda seperti berikut :
  1. Perubahan warna larutan tepung menjadi biru kehitaman menunjukkan larutan yang diuji mengandung amilum
  2. Perubahan warna larutan menjadi merah bata menunjukkan bahwa larutan tersebut mengandung glukosa.
  3. Kadar warna merah pada hasil eksperimen menunjukkan kualitas kandungan glukosa dalam larutan.
  4. Perubahan warna ungu pada larutan putih telur menunjukkan larutan tersebut mengandung protein
  5. Timbulnya transparan pada kertas minyak menunjukkan adanya kandungan lemak dalam minyak.

Dari hasil diatas, diketahui bahwa setiap pengujian diketahui mempunyai indikator masing-masing tergantung pengujian yang kita lakukan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar